Sabtu, 06 September 2014

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP JUMLAH PEMUSTAKA DI SMP 1 NEGERI GEMBONG


Abstrak

Di era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini,sentuhan pribadi antara tenaga perpustakaan dan pemustaka semakin berkurang .Pemanfaatan tekhnologi sangat berperan dalam terciptanya suatu hubungan antara pustakawan dan pemustaka.Dengan adanya computer dan internet pemustaka akan lebih cepat mengakses atau mendapatkan informasi sesuai kebutuhan pemustaka.Namun,kepuasan pemustaka tidak dengan serta merta dapat dipenuhi.Mungkin,mereka puas dengan saat itu,tetapi tidak untuk jangka panjang.Puas disatu sisi tetapi,belum puas disisi lain.Kepuasan pemustaka total itulah yang sebenarnya diharapkan ,untuk itulah perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi perlu terus diimbangi dengan skill atau kemampuan pustakawan dalam mengoperasikan alat tekhnologi yang semakin canggih pada saat ini.Kualitas jasa atau layanan perpustakaan harus terus ditingkatkan dalam upaya untuk menuju kepuasan pemustaka.Mereka akan menjadi pemustaka yang loyal dan terus datang ke perpustakaan untuk mencari informasi yang pemustaka butuhkan.Pemustaka akan lebih puas dengan layanan yang maksimal,sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara pemustaka dan pustakawan. Banyak manfaat yang diperoleh jika kepuasan pemustaka tercapai dengan jasa perpustakaan misalkan :jasa koleksi,dan fasilitas dapat dimanfaatkan secara maksimal. Jika pemustaka merasa puas dan senang dengan kualitas jasa perpustakaan, mereka dapat menjadi bukti yang bermanfaat untuk perkembangan perpustakaan kedepannya.

Kata kunci       :  teknologi, informasi, pemustaka

Pendahuluan
Di era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi merupakan hal yang paling utama yang harus terpenuhi oleh setiap orang untuk mencapai suatu kehidupan yang berkualitas. Teknologi informasi memiliki peran active sebagai fasilitor dalam berbagai aktifitas dan proses diorganisasi, karena itulah sangat penting bagi kita untuk mempelajari teknologi informasi, tidak hanya bidang kita masing-masing, namun juga dalam konteks organisasi secara menyeluruh. Dengan mempelajari teknologi informasi, kita akan memahami betul bagaimana teknologi informasi di bangun ,digunakan,dikelola,serta mengetahui bagaimana cara mengenali dan menghindari system yang tidak berhasil. Jika kita memiliki keahlian dalam teknologi informasi , maka kita dapat memanfaatkan beragam jenis produk dan system teknologi informasi yang senantiasa berkembang.
Kemajuan teknologi informasi telah membawa berbagai kemudahan yang dapat dirasakan oleh manusia. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan telah membantu banyak pemustaka dalam mencari informasi yang mereka butuhkan. Saat ini para pemustaka dapat berkonferensi jarak jauh melakukan transaksi peminjaman melalui internet yang dikenal dengan istilah digital library yang dapat dilakukan dari mana saja,misalnya dengan menggunakan software perpustakaan psenayan,cordoba,siprus,dll. Dengan software tersebut para pengguna perpustakaan dapat mengakses informasi dari manapun mereka berada.
Kenyataan bahwa pada era informasi abad ini, teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan global oleh kita karena itu setiap institusi termasuk perpustakaan berlomba untuk mengintegrasikan teknologi informasi guna membangun dan memberdayakan civitas akademikanya berbasis pengetahuan agar dapat bersaing dalam era global. Dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi pada era informasi tahun ini, Perpustakaan berbasis teknologi informasi (komputerisasi) sangat di butuhkan.Keberadaan perpustakaan berbasis komputerisasi dapat meningkatkan kualitas,kuantitas dan kecepatan proses layanan pada pengguna perpustakaan sehingga dapat memperlancar proses belajar-mengajar di lingkungan Sekolah.
Sekarang bukan jamannya lagi mencari-cari buku dari katalog kusam di perpustakaan. Peran Teknologi Informasi  telah banyak digunakan untuk memudahkan para pengguna perpustakaan menemukan buku favoritnya. Dengan hanya mengetik judul buku atau nama pengarang pada layar komputer. Perkembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi bagi pengelola perpustakaan dapat membantu pekerjaan di perpustakaan melalui fungsi otomasi perpustakaan.Sedangkan bagi pengguna dapat membantu mencari sumber informasi yang diinginkan dengan menggunakan catalog on-line yang dapat diakses melalui internet, sehingga pencarian informasidapat dilakukan kapan dan dimanapun ia berada.Idealnya, setiap perpustakaan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan koleksi perpustakaan. Hal ini sesuai dengan UU No.2 tahun 1999 tentang Pendidiksn Nasional bahwa salah satu sarana untuk mencerdaskan bangsa adalah dibentuk suatu perpustakaan di tiap tingkat sekolah (dari TK sampai perguruan tinggi).
Perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang tergabung pada sebuah sekolah dikelola sepenuhnya oleh sekolah yang bersangkutan dengan tujuan utama membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus dan tujuan pendidikan pada umumnya (Sulistyo-Basuki, 1991:50).Perpustakaan SMP N 1 GEMBONG merupakan jenis perpustakaan sekolah,yang memiliki tujuan utama memberikan layanan kepada pemustaka dilingkungan sekolah yaitu kepala sekolah, guru, peserta didik, dan staf administrasi lainnya.
            Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut ׃
1.      Apa yang menjadi faktor penghambat dan pendorong terhadap jumlah pemustaka di SMP N 1 Gembong ?
2.       Apa yang mempengaruhi kemajuan teknologi informasi terhadap jumlah pemustaka di SMP N 1 Gembong ?
Setiap usaha yang dilakukan oleh manusia pasti mempunyai tujuan, sebab dengan adanya tujuan dapat menngendalikan berbagai pembahasan yang menyimpang. Hal ini disebabkan karena tujuan penelitian karya ilmiah tersebut mempunyai kaitan dengan perumusan yang akan dibahas.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan karya ilmiahadalah untuk mengetahui pengaruh kemajuan teknologi informasi terhadap jumlah pemustaka di SMP N 1 Gembong.

            Berdasarkan permasalahan di atas, tujuan yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.      Menggambarkan faktor pendorong pemustaka untuk datang ke perpustakaan.
2.      Menggambarkan faktor penghambat pemustaka untuk datang ke perpustakaan.
3.      Mengetahuai seberapa besar pengaruh perkembangan teknologi terhadap pemustaka.
Dalam Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut :

Penulis  dapat mengetahui faktor pendorong pemustaka untuk datang ke perpustakaan,kita dapat mengetahui faktor penghambat pemustaka untuk datang ke perpustakaan. Dan penulis juga dapat mengetahui seberapa besar pengaruh perkembangan teknologi terhadap jumlah pemustaka.

Metode Penelitian
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian naturalistik. Metode penelitian ini sering sering disebut juga dengan metode kualitatif.
Metode kualitatif adalah eksperimen dimana penelitian adalah sebagai instrument kunci. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dan kepustakaan.
            Dalam memperoleh data –data digunakan metode sebagai berikut :
1.      Metode Observasi
Observasi adalah pengamatan yang dilakukan secara langsung, jadi metode observasi adalah suatu cara yang terpikir baik untuk melakukan pengamatan terhadap obyek yang hendak teliti untuk mencapai suatu tujuan. ( Kerap,1980 : 161)
2.      Metode Interview
Metode interview adalah wawancara atau kegiatan tanya jawab yang dilakukan secara langsung,atau cara pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara langsung kepada seseorang yang mempunyai wewenag dalam suatu masalah. (Kerap,1980 : 162 )
3.      Metode dokumentasi
Metode dokumentasi adalah pemberian atau pengumpulan bukti-bukti data yang hendak diteliti.
4.      Populasi dan sampel
Populasi adalah seluruh jumlah orang atau penduduk disuatu daerah.
Dalam penelitian ini,populasi jumlah pemustaka adalah siswa-siswi SMP N 1 Gembong yang terdiri dari 400 siswa diambil 25%. Jadi, hanya hanya diambil 100 siswa,sehingga penelitian ini adalah penelitian sampel.

Hasil Penelitian Dan Pembahasan
Dalam hasil penelitian yang dilakukan dilapangan, banyak beberapa faktor sebagai pendorong maupun penghambat pemustaka untuk datang diperpustakan. Adapun faktor pendorong dan penghambat sebagai berikut׃
Faktor Pendorong
Faktor Penghambat
a.       Sarana dan prasarana yang memadai diruang perpustakaan.
b.      Siswa-siswi lebih sering menggunakan teknologi informasi untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.
c.       Siswa-siswi banyak yang menggunakan softdata daripada harddata, dikarenakan lebih mudah dan efisien.
d.      Petugas perpustakaan yang baik dan mampu berorientasi pada perkembangan teknologi informasi

a.        Waktu yang disediakan perpustakaan belum memadai, hanya     pada waktu jam-jam istirahat sekolah.
b.        Mereka lebih suka membaca dirumah daripada diperpustakaan.
c.       Sarana dan prasarana yang disediakan perpustakaan belum cukup memadai.
d.      Petugas perpustakaan yang tidak mampu berorientasi pada perkembangan teknologi informasi


Keberhasilan perpustakaan sangat ditentukan layanan yang diberikan kepada pemakai perpustakaan. Efektifitas layanan harus diukur dalam konteks sejauh mana layanan dapat meuaskan pemakainya bukan sekedar banyak yang dapat diraih.layanan perpustakaan akan semakin bermutu jika tingkat pengunjung dan pemanfaaatan perpustakaan semakin meningkat. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat , maka perpustakaan sangat perlu mengimplementasikan teknologi informasi secara terpadu pada berbagai aktifitas perpustakaan untuk mencapai layanan yang prima. Berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan mutu layanan perpustakaan antara lain pengelolaan data perpustakaan,seleksi dan akuisisi,system sirkulasi dan informasi serta kajian pemakai catalog berbasis web,penelusuran bahan pustaka (OPAC )statistic dan sebagainya. Media audiovisual merupakan sebagian warisan kebudayaan kita, membawa sejumlah besar kemajuan di perpustakaan yang perlu dipelihara untuk kegunaan masa depan. Berbagai media dalam masyarakat harus dicerminkan dalam layanan oleh perpustakaan kepada para pengguna.
Multimedia dan perlengkapan computer telah menyumbang ledakan besar bahan-bahan audiovisual di perpustakaan. Hampir setiap pengguna atau pengunjung pepustakaan merupakan pengguna berpotensi bahan-bahan audiovisual dan multimedia serta bercetak.
Sasaran teknologi informasi dalam meningkatkan mutu layanan perpustakaan adalah akses yang mudah,cepat,akurat melalui jaringan (LAN internet)baik internal maupun eksternal(pemakai). Disamping itu penyediaan jaringan dari sumber elektronik berupa teknologi digital bagi pemakai akan mempercepat meningkatkan mutu layanan perpustakaan.
Disisi lain pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap jumlah pemustaka di SMP N 1 Gembong memiliki manfaat positif. Oleh karena itu banyak siswa-siswi yang sering datang ke perpustakaan setelah di berikan fasilitas internet. Mereka lebih dominan untuk menggunakan internet untuk mencari informasi sesuai kebutuhan mereka. Sehingga pemanfaatan fasilitas teknologi informasi atau internet lebih maksimal dan efisien bagi pemustaka. Itupun harus diimbangi dengan petugas perpustakaan yang berorientasi pada perkembangan teknologi informasi. Dibandingkan  sebelum adanya layanan teknologi informasi atau internet mereka harus mencari informasi secara manual dan itupun membutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga jumlah pemustaka tidak begitu banyak  untuk berkunjung ke perpustakaan. Rata-rata pengunjung perpustakaan setiap harinya hanya 25% dari jumlah keseluruhan siswa dibandingkan dengan adanya teknologi informasi atau internet jumalah pengunjung mencapai 65% setiap harinya. Teknologi informasi memberi banyak keuntungan terhadap penggunanya khususnya pemustaka di SMP N 1 Gembong, pemustaka dapat mengakses data atau informasi dengan cepat,konsisten,juga tepat.

Kesimpulan
Setelah terselesaikannya data-data dan pembahasannya diatas, maka penulisakan memaparkan kesimpulan akhir dalam karya ilmiah ini.
Berdasarkan rumusan masalah yang ada dan data-data diperoleh penulis,serta pembahasan pada bagian-bagian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut ׃
a.       Pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap jumlah pemustaka di SMP N 1 Gembong sangatlah penting untuk menunjang jumlah pengunjung perpustakaan setiap aharinya. Perkembangan teknologi informasi juga penting untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pemustaka. Tidak hanya itu peranan teknologi informasi juga menunjang kualitas perpustakaan,karena perpustakaan yang maju merupakan cermin dari kemajuan pendidikan.
b.      Dalam upaya memajukan perpustakaan dengan kemajuan teknologi informasi, petugas perpustakaan dituntut harus berorientasi terhadap perkembangan teknologi informasi
Saran
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua pihak, penulis berusaha memberikan saran. Adapun saran-saran sebagai berikut ׃
a.       Sebaiknya pihak sekolah harus memberikan sarana dan prasarana yang lebih lengkap, khususnya sarana teknologi informasi yang masih sangat minim. Dengan adanya kelengkapan sarana teknologi informasi atau internet di perpustakaan SMP N 1 Gembong akan lebih meningkatkan jumlah pemustaka untuk belajar dan mencari informasi sesuai kebutuhan pemustaka.
b.      Hendaknya petugas perpustakaan mampu berorientasi pada perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi.
c.       Disamping itu juga pemerintah sangat berperan dalam kemajuan perpustakaan,khususnya PERPUSNAS dan LIPI,dengan perpustakaan yang maju maka kualitas pendidikanpun akan semakin meningkat. Karena perpustakaan merupakan jantung dari pendidikan dan sebagai sarana untuk belajar yang tidak mengenal batas usia dan waktu, tidak hanya itu juga perpustakaan merupakan sumber dari ilmu pengetahuan.

Daftar Pustaka
Basuki, Sulistyo 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.i, Irianti, Pergola, Memahami Perilaku Pengguna
Ngesti Lestari.2010. Layanan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi TI.http://staff.undip.ac.id/sastra/ngesti-lestari/2010/07/30/layanan-perpustakaan-berbasis-teknologi-informasi-ti/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar